Sinopsis Beintehaa Episode 91

Sinopsis Beintehaa Episode 91 || Sinopsis oleh: ‪#‎RS || ‬Aaliya memperbaiki selimut Zain, Zain memegang tangan Aaliya dalam tidur dan mengatakan “Aaliya aku sangat mencintaimu, Zain mengatakannya berulang kali, mendengar itu Aaliya berpikir kalau Zain mengatakan itu padanya, tapi kemudian Zain mengatakan “Aaliya Bhatt, Aku sangat mencintaimu, Aaliya terkejut mendengarnya, Aaliya marah dan mengatakan “dia mencintai Aaliya Bhatt, biar saja kau bermimpi tentang Aaliya Bhatt, setelah mimpi-mimpimu hancur, kau akan kembali padaku.


Surayya dan keluarganya berpartisipasi dalam kompetisi memasak “Queen”, pembawa acara memperkenalkan semua kontestan, pembawa acara menyebutkan Surayya dan Barkath sebagai kontestan, mendengar itu Barkath terkejut kalau namanya masuk dalam kontestan, Barkath bertanya “siapa yang mendaftarkanku, Aaliya mengatakan “aku yang mendaftarkanmu, Barkath mengatakan “aku tidak tahu memasak, Usman mengatakan “aku memiliki darah Surayya di dalam darahmu, kau harus berpartisipasi, Barkath mencoba untuk menolaknya tapi Fahad dan Zain memaksanya untuk berpartisipasi,
Surayya mengatakan “ketika putriku ikut berpartisipasi, aku ingin menarik namaku, kemudian Surayya mengajak Barkath ke mejanya, lalu dia pergi, pembawa acara mengatakan “kontestan memerlukan asisten, mereka bisa memilih salah satu dari keluarga, pembawa acara bertanya pada Barkath “siapa yang akan kau pilih sebagai asistenmu?, Barkath bingung untuk memilih siapa, Surayya mengangkat tangannya, dan Zain mengangkat tangan Aaliya,
Aaliya meminta Surayya yang membantu Barkath, Surayya mencoba untuk pergi, tapi salah satu kontestan mengatakan “Surayya adalah seorang juru masak yang hebat, dia tidak bisa membantu, Surayya terkejut mendengarnya, lalu Surayya mengatakan “dia benar, kamudian Surayya meminta Aaliya untuk membantu Barkath, Aaliya pun pergi menghampiri Barkath,
Pembawa acara mengatakan “kalian memiliki rasa reciepe chef internasional, kalian harus mempersiapkan hal yang sama, Aaliya meminta Barkath untuk mencoba kue itu dengan hati-hati dan merasakan bahan-bahannya, Barkath mencobanya, Barkath terlihat gugup dengan rasanya,
Perlombaan dimulai, Barkath dan Aaliya mulai memasak, Barkath menjatuhkan beberapa bahan, melihat itu Aaliya meminta dia untuk tidak gugup dan berkonsentrasi pada hidangan, setelah selesai, Chef mencoba hidangan setiap peserta, Chef menyukai hidangan Barkath, pembawa acara mengumumkan kalau Barkath sebagai pemenang, Barkath dan seluruh keluarganya merasa bahagia, Barkath memeluk Aaliya dan berterima kasih, Barkath memberikan hidangan nya untuk seluruh keluarganya, Zain melihat Aaliya dan berterima kasih padanya, mereka berdua saling memandang dengan penuh rasa, mereka teringat tentang insiden yang terjadi di antara mereka, insiden yang romantis, mereka saling memberikan senyuman,
Tiba tiba Zain mendapat telepon dari sekretarisnya yang menginformasikan kalau Aaliya Bhatt akan datang 1 jam lagi, Zain mengatakan “aku akan datang ke sana, lalu dia menutup teleponnya, Zain melihat Aaliya yang terlihat cemburu, Zain berkata pada Usman “Aayah, aku akan pergi ke kantor dan memeriksa pengaturan di sana, Usman setuju, lalu Zain pergi, Aaliya juga berlata pada Usman “Paman, aku akan pergi untuk memeriksanya, Usman setuju, lalu Aaliya pergi,
Barkath maju kedepan untuk menerima hadiah, tiba tiba seorang peserta maju dan berkata pada Barkath “kau menang karena kau adalah putri seorang pebisnis hebat yaitu Usman Abdullah, kau juga menang karena Aaliya membantumu, kemudian semua orang mulai menuduh Barkath dan mengatakan kalau mereka tidak tahu apakah dia putri Usman atau tidak, Usman meminta mereka untuk menutup mulut mereka dan berkata pada Barkath “bukan kesalahanmu jika kau dilahirkan di rumah Usman Abdullah, Usman berkata pada para peserta “dia adalah putriku, Barkath Usman Abdulla, Barkath mengambil trofi, para penonton bertepuk tangan untuknya, Barkath kemudian memeluk orang tuanya,
Usman sedang mempersiapkan properti baru dan mengatakan “aku ingin seluruh kota tahu bahwa kalau Barkath adalah putri Usman Abdullah, Usman berkata pada Barkath “kau adalah pemilik 51% dari hartaku, mendengar itu Barkath menangis sangat emosional dan mengatakan “aku mendapatkan orangtua dan keluarga ku setelah bertahun-tahun, 51% properti ini tidak berarti bagiku, kalian harus berjanji kalau kalian tidak akan meninggalkanku, Usman mengatakan “aku dan Surayya merasa bangga memiliki anak seperti mu,
Barkath berjalan kedekat sumur, tiba tiba Meer Khan datang dari belakang, Usman melihat Meer Khan berada di belakang Barkath, Usman memanggilnya, Usman berlari untuk menangkap Meer Khan, Barkath berteriak “ayah, melihat itu Usman meminta Barkath untuk masuk ke dalam rumah, Usman mengejar Meer Khan dan memanggil anak-anaknya untuk membantunya, Usman berusaha untuk mencari Meer, tiba tiba Barkath memukul kepalanya dengan kayu dari belakang, Usman terjatuh dan tak sadarkan diri. || Sinopsis Beintehaa Episode 92 ||
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sinopsis Beintehaa Episode 91

0 komentar:

Poskan Komentar